TERJEMAHKAN (TRANSLATE)

Manfaat Buah Aprikot

Aprikot Dalam bahasa latin, buah ini disebut Plum Armenia. Jangan remehkan bentuk dan warnanya yang imut-imut. Aprikot bisa jadi 'obat' panjang umur yang layak dicoba. Menurut hasil riset, seperti dijelaskan Dr. Maoshing Ni, aprikot mengandung carotenoids. Malah, kandungannya paling tinggi di antara buah-buahan lain. Carotenoids adalah antioksidan yang membantu pencegahan serangan jantung. Selain itu juga mengurangi level kolesterol jahat dalam tubuh, dan melindungi badan dari kemungkinan penyakit kanker yang ganas. Inti buah aprikot ada di dalam bijinya. Ini juga memiliki beberapa kegunaan untuk menjaga kesehatan. Antara lainm memperkuat sistem respirasi juga mengurangi batuk dan asthma. Namun sebaiknya Anda berhati-hati dalam mengkonsumsi aprikot. Bagian ujung biji aprikot mengandung sejumlah konsentrat unsur kimia. Ini bisa mengakibatkan ketidakseimbangan dalam proses tubuh. Untuk dapat mereguk manfaat baik aprikot, Anda bisa membuang bagian ujung biji. Jangan makan lebih dari lima buah dalam satu hari. Menilik sejarah, buah satu ini rupanya sudah banyak berjasa di dunia kesehatan. Pada abad ke-17 silam, minyak aprikot digunakan untuk melawan tumor di Inggris. Walaupun pada 1980 silam, National Cancer Institute di Amerika menyatakan laetrile dalam aprikot merupakan penyembuhan kan ker yang kurang efektif. Di Benua Eropa lain cerita. Aprikot disebut-sebut jadi aphrodisiac, alias makanan pembangkit gairah. Sastrawan William Shakespeare juga menulisnya dalam 'A Midsummer Night's Dream'. Aprikot juga dapat digunakan sebagai pereda diare atau konstipasi. Hal itu disebabkan buah jingga ini memiliki kandungan fiber yang cukup tinggi. Sementara di dunia obat-obatan tradisional Cina, aprikot punya peran lain. Buah ini dapat membantu regenerasi cairan tubuh, detoksifikasi dan penawar dahaga yang manjur.

Sumber : Khasiat Alam Ku

Benarkah Kedelai Memicu Kanker Payudara?

Kedelai termasuk dalam keluarga kacang-kacangan yang berukuran kurang lebih sebesar kacang polong, dan memiliki tingkatan nutrisi sangat tinggi terutama protein nabati. Kedelai baik bagi tubuh manusia. Kedelai telah menjadi sumber protein yang penting selama lebih dari lima ribu tahun. Selain bernutrisi tinggi, kedelai merupakan sumber minyak nabati yang kaya akan protein lengkap, karbohidrat, serat, lemak sehat, dan sejumlah vitamin dan mineral penting untuk kesehatan. Di dalam satu biji kedelai terkandung sejumlah besar asam fitat, asam alfa-Linolenat, isoflavon genistein dan daidzein.

Tahu, tempe, susu kedelai dan makanan lain dari kedelai ternyata tidak hanya menjadi sumber vitamin E. Riset juga membuktikan kedelai juga bisa menjadi pencegah kanker. Apa saja khasiat dahsyat kedelai ini?

Banyak penelitian menemukan kedelai adalah salah satu sumber makanan yang mampu mencegah kanker, khususnya kanker payudara. Mengapa demikian? Ternyata kedelai mengandung senyawa bernama isoflavon yang berperan sebagai estrogen ketika berada di dalam tubuh.

Sementara orang mempercayai kedelai bisa memicu kanker. Berdasarkan penelitian isoflavon yang ada pada kedelai justru memiliki pengaruh yang baik untuk tubuh selama di konsumsi dalam jumlah yang tepat. Di tahun 2008, the British Journal of Cancer menemukan fakta bahwa wanita Asia yang mengkonsumsi kedelai atau makanan yang berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe ataupun susu kedelai setiap hari memiliki resiko terkena kanker payudara lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsinya.

Ditahun 2009, American Journal of Clinical Nutrition mengadakan penelitian kepada sekitar 74.000 wanita di Cina yang berusia 40-70th. Para wanita yang mengkonsumsi kedelai setiap hari dalam kecenderungan terkena kanker payudara lebih kecil. Apalagi di masa premenopouse, jika dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi kedelai sama sekali.

Di dunia ini terdapat lebih dari 12.000 kacang-kacangan. Dan di antara kacang-kacangan trsebut, kedelailah yang paling populer. Namun kandungan fitoestrogen dalam kedelai, zat  yang di dalam tubuh bisa meniru hormon estrogen, dicurigai akan memicu kanker payudara.

Seperti diketahui, estrogen merupakan bahan bakar kanker payudara. Dalam penelitian yang dilakukan terhadap mencit di laboratorium diketahui fitoestrogen bisa memicu pertumbuhan sel kanker payudara. Tetapi dalam penelitian terhadap manusia para ilmuwan tidak menemukan bahwa diet tinggi kedelai memicu kanker payudara, justru sebaliknya.

Laporan yang dimuat dalam Journal of the American Medical Association tahun 2009, para ilmuwan meneliti 5.042 orang yang mengikuti Shanghai Breast Cancer Survival Study. Ternyata konsumsi kedelai justru menurunkan risiko kekambuhan dan kematian akibat kanker payudara.

Masalahnya adalah penelitian tersebut dilakukan di Cina dan belum jelas apakah hal yang sama juga berlaku pada perempuan di negara-negara lain.

Penelitian bertahun-tahun yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition terhadap lebih dari 10.000 penyintas (survivor) kanker payudara di Amerika Serikat, ditemukan hasil yang serupa dengan di Cina. Mereka yang rutin mengonsumsi kedelai risikonya mengalami kekambuhan kanker lebih rendah.

Karena itulah tak perlu khawatir dalam mengonsumsi kedelai. Apalagi, kedelai utuh mengandung 35-40 persen protein. Protein kedelai merupakan satu-satunya dari jenis kacang yang mempunyai susunan asam amino esensial paling lengkap.

Sumber : Dokter Sehat

Dysthymia ( Depresi Ringan )

Sekarang ini banyak penyakit kejiwaan yang dialami oleh orang yang memiliki masalah atau tekanan dalam hidupnya dan salah satunya adalah Dysthymia. Dysthymia adalah bentuk ringan depresi tetapi kronis. Gejala dysthymia biasanya berlangsung selama sedikitnya dua tahun atau lebih. Meskipun gejala dysthymia mungkin kurang intens dibandingkan dengan depresi, tetapi gejalanya benar-benar dapat mempengaruhi kehidupan anda lebih serius dari depresi karena berlangsung begitu lama.

Penderita dysthymia mungkin kehilangan minat dalam kegiatan normal sehari-hari, merasa putus asa dan kinerja menurun. Orang dengan dysthymia sering dianggap sebagai orang yang terlalu kritis, terus mengeluh dan tidak mampu bersenang-senang.

Penyebab :
Penyebab pasti dari dysthymia belum diketahui. Tetapi mungkin memiliki penyebab yang serupa dengan depresi, seperti biokimia, genetis dan faktor lingkungan.

Gejala dysthymia pada orang dewasa meliputi :

1. Kehilangan minat dalam kegiatan sehari-hari
2. Merasa sedih
3. Kekurangan energi dan kelelahan
4. Kesulitan berkonsentrasi dan mengambil keputusan
5. Gangguan suasana hati yang berlebihan
6. Penurunan produktivitas
7. Nafsu makan berkurang
8. Gangguan tidur

Pada anak, gejala dysthymia dapat mencakup :
1. Sifat lekas marah
2. Tidak aktif selama belajar di sekolah
3. Pesimistis

Pengobatan :
Dua perlakuan utama untuk mengobati dysthymia adalah dengan cara konsumsi obat dan psikoterapi. Terapi obat tampaknya lebih efektif untuk mengobati dysthymia daripada psikoterapi.

Kombinasi antara terapi obat-obatan dan psikoterapi mungkin sedikit lebih efektif dalam mengobati dysthymia daripada menggunakan obat saja atau psikoterapi saja. Obat untuk dysthymia adalah jenis yang sama digunakan untuk mengobati depresi, seperti antidepresan.

Sumber: Dokter Sehat